Tokyo Police Club New Package The Strokes Yang Senang Berjingkrak


A Lesson in Crime adalah EP Tokyo Police Clubyang dirilis pada 2006, dan berada pada posisi
194 di tangga album di Kanada. Singlenya "Nature of the Experiment" ditampilkan sebagai pembuka untuk acara komedi sketsa Comedy Central, Nick Swardson Pretend Time di negaranya Kanada sana.

Versi asli dari rilisan indie debutan kuartet Toronto ini, dirilis tepatnya di Kanada pada bulan April 2006, dan beberapa waktu kemudian di rilis di Jepang dengan tambahan satu lagu versi demo dan dua sisi-b, yang mampu manarik ribuan request pendengar radio untuk di putar puluhan kali dalam sehari hingga ratusan di setiap harinya, Bahkan membuat mereka tur internasional pertama ke Amerika bahkan keliling Eropa.

Tokyo Police Club di album perdanya ini mengusung aliran musik alternative rock ala Indie Rock dengan durasi lagu dua menitan tak ada lagunya yang lebih dari tiga menit. Dengan penuh semangat irama mereka sangat cepat dan memasukan tepukan tangan meriah dan suara teriakan yang ramai sambil bernyanyi. Sesekali nuasa sendu terdengar dari lantunan suara sang vocalis Dave Monks yang berat tapi serak yang terdapat pada salahsatu lagu brjudulLa Ferrassie [track terakhir].

Dengan tema lirik tentang kehidupan sehari-hari dan hubungan antar manusia, Tokyo Police Club akan meberikan peluk dan senyum saat kamu memluk guling sambil membayang kan seseorang. Niat mereka yang murni dan suara sound vintage mengingatkan kita pada The Strokes, tetapi dengan sentuhan sound gitar efek moder yang ceria membuat kiata akan terus inginmemutar lagunya beulang,

"A Lesson In Crime" memberikan musik dengan rasa kedekatan yang tidak dimiliki oleh banyak band lain seperti band Tokyo Police Club. Dibuka buka dengan berapi-api track berjudul “Cheer It On” dan “Nature Of The Experiment” akan membuat pendengar lagunya menari berjingkrak mengikuti irama musikdengna hentakan drum yang sejajar dengan band rekan senegaranya yang terkenal Arcade Fire atau bahkan lebih secara musikal. Dengan Tujuh lagu di dalamnya berdurasikan enam belas menit. Sangat singkat, mantap namun patut kita memilikit CD originalnya.

Keempat anggota Tokyo Police Club telah mendapatkan pujian kritis akhir-akhir ini ketika lagu-lagu dari EP mereka, A Lesson in Crime, telah berkembang dari yang dulu harus memancing audien dengan kue ,atau minuman bahkan stiker agar mereka mau datang ke acara pertujukan mereka, seperti di festival musik CMJ .

Mimpi menjadi rock'n'roll keempat pria ini membesar seiring bejalannya waktu. Para pria muda ini berpikir, membuat musik hanya untuk bersenang-senang dan menjatuhkan semua energi mereka pada hobi bukan untuk sebuah tepukan tangan yang gemuruh tapi lebih dari itu. Dengan lirik yang kadang kadang terdengar konyol mereka terus berkarya membuat musik yang segar. Hingga terus mendatangkan penggemar baru diseluruh dunia.

Banyak yang membanndingkan dari duet gitar dan bass Les Savy Fav-ish mereka ke pengiriman Strokes yang disaring dengan cara yang sama; memang benar bahwa langkah band selanjutnya benar benar dapat menemukan mereka pergi ke arah musik apa pun. Mari kita berharap kegembiraan dari kemungkinan ini terus memberi energi pada anak laki-laki pada rilis penuh mereka yang akan datang. Dan mari kita berharap mereka belajar cara-cara baru di luar handclaps untuk mengekspresikannya.

Pakaian indie rock berenergi tinggi Tokyo Police Club dimulai sebagai favorit blog musik pertengahan 2000-an, tetapi bertahan jauh lebih lama daripada banyak orang sezaman mereka sebagian berkat suara mereka yang berkembang. Sementara EP awal mereka memiliki gaya kurang ajar sesuai dengan kebangkitan rock sebelumnya dari awal dekade ini, band ini memilih pendekatan yang lebih introspektif pada album debut 2008 Elephant Shell. Apakah mereka mengambil musik mereka ke arah yang lebih halus, seperti pada Forcefield 2014, atau yang lebih mentah, seperti pada TPC 2018, kait nyang mendefinisikan musik Tokyo Police Club tetap ada.


Pelajaran dalam Kejahatan
Vokalis / bassis Dave Monks, kibordis / vokalis Graham Wright, gitaris / perkusi Josh Hook, dan drummer / perkusi Greg Alsop membentuk Tokyo Police Club pada 2005, setelah band sebelumnya Suburbia menyebutnya berhenti. Mereka mulai melakukan pertunjukkan di daerah Toronto, dan resepsi yang meriah yang mereka dapatkan meyakinkan mereka untuk menjadikan Tokyo Police Club sebagai usaha penuh waktu. Awal tahun 2006 band ini menandatangani kontrak dengan label lokal Paper Bag Records dan merilis EP debut mereka, A Lesson in Crime, yang menarik perbandingan dengan Strokes, Buzzcocks, dan Pixies, April itu. Pada tahun 2007, band ini mengeluarkan EP Smith, ledakan gitar pop pendek dan tajam lainnya, dan menandatangani kontrak dengan Saddle Creek Records. Pada tahun 2008, label ini merilis album debut emo dan dance-punk Tokyo Police Club, Elephant Shell, yang menampilkan single "Your English Is Good." Tahun itu, Wright juga merilis EP solo The Lakes of Alberta.

Juara
Pada akhir 2008, Tokyo Police Club sedang mengerjakan album kedua mereka. Champ yang ringan dan ekspansif, yang menampilkan produksi oleh Rob Schnapf, tiba di Mom + Pop Music pada 2010. Tahun itu juga menyaksikan perilisan album debut Wright, Shirts vs Skins. Setelah melakukan tur besar  besaran untuk mendukung Champ, Tokyo Police Club memulai proyek Ten Days, Ten Cover, Ten Years, yang mendapati mereka membuat versi lagu-lagu bernilai satu dekade oleh seniman termasuk Kelly Clarkson dan Queens of the Stone Age. Di tengah semua kegiatan ini, para biksu pindah ke New York dan Alsop pindah ke Boston. Pada 2013, band ini kembali ke studio dengan co-produser Doug Boehm, yang membantu mereka memoles suara mereka di Forcefield 2014, yang termasuk lagu musim panas "Argentina (Poin 1, 2 & 3)" dan "It's Hot Tonight." Tahun berikutnya, Monks merilis debut solonya EP All Signs Point to Yes. Band ini terus merekam pada sesi spontan di New York City, menghasilkan sepasang EP 2016: Melon Collie dan Infinite Radness: Pt. 1 muncul pada bulan April itu, bersama Melon Collie dan Infinite Radness: Pt. 2 (yang menampilkan kolaborasi dengan Rostam) tiba pada bulan September itu. Untuk membuat album keempat mereka, Tokyo Police Club mengerjakan lagu-lagu mereka di sebuah gereja Ontario sebelum bersatu kembali di studio dengan Schnapf. Hasilnya adalah TPC, yang dirilis Dine Alone pada Oktober 2018.








diperbaharui : 13 Januari
Post Terkait

Komentar

Artikel lainya